Jiwa, Pilihan Hidup dan Samsaranya
kehidupanmu yang kini adalah sebuah rentang untuk memperbaiki kehidupanmu yang lalu
Selembar nyawa selalu baru dan satu, tetapi jiwa adalah energi yang telah hidup sejak masa lampau. Itu yang aku percaya. Terlepas dari institusi keyakinan (yang disebut agama) yang aku anut, aku percaya bahwa jiwa yang ada dalam diriku telah berkelindan pada masa-masa lampau. Jiwa yang kini menjadi penghuni tubuhku adalah percikan energi yang terus berdialektika mencapai moksanya, mencapai titik paling kulminasi lalu berpulang ke rumah abadi dan bercahaya gemilang di sana.
Bukan sebuah kebetulan jika pada orang-orang tertentu, jiwaku ini menjadi mudah erat, bahkan pada perjumpaan pertama sekalipun. Baca Selanjutnya...