Apa yang dikatakan oleh hujan pada bumi?
Ia berkata tentang kering yang pasti ada akhir. Ia sedang bercerita tentang luka pada tiap titik airnya. Merajam di persentuhannya pada kulit. Ia gemar bersenandung tentang rapal dan mantra doa musim baru. Ia kerap mendongeng tentang suara-suara menakutkan di negeri antah berantah yang membuatmu makin gemetar. Ia mendaras ayat-ayat yang syahdu mengangkasa.
Beragam langgam. Berlapis pesan. Tapi, buatku hujan punya satu misi: menghapus jejak!
Catatan: berbalas “hujan yang tak pulang-pulang” dengan pemilik KepingFiksi101
hujan sang penabur
satu diantara sekian perkara misterius dari kehidupan
takzim untuk catatannya kak
terlebih untuk sudah membaca
Sambil mendengarkan lagu “Waktu Hujan Sore-Sore”