By Lisa Febriyanti on Jun 28, 2010 in ladang kisah | 4 Comments
Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata (WS Rendra)
Kau adalah matahari. Pembongkar kesadaranku akan hidup. Sinarmu, terik memercik, menyilaukan, mampu membuatku buta pada banyak hal. Sekaligus, cahaya itu yang menjadi terang dalam gelapku. Solarmu adalah tenaga kehidupanku, pemberi energi abadi. Duhai, bintang pusat galaksi bima sakti, kau adalah [...]
By Lisa Febriyanti on Jun 24, 2010 in ladang kisah | 3 Comments
Ada berapa wajah dan jiwa yang kita punya? Apakah seseorang memiliki konsistensi untuk tetap menunjukkan satu wajah atau jiwa sepanjang hidupnya?
Kerap kali aku melihat kawan, sahabat yang aku rasa kenal betul tiba-tiba menjadi seseorang yang berbeda, dalam ruang yang berbeda. Aku kira sudah sepenuhnya kenal siapa diri mereka, tetapi dalam ruang yang berbeda, terjadi perubahan. [...]
By Lisa Febriyanti on Feb 10, 2010 in ladang kerja, ladang kisah, ladang kreasi | 2 Comments
Satu pertanyaan yang menggelitik dilontarkan Daniel Mahendra di malam ILUMINASI Jakarta Gathering selasa lalu, “Apakah engkau bahagia?”. Mulanya kupikir, pertanyaan apa ini? Bukankah ini diskusi buku? Tetapi jeda waktu yang ada sebelum menjawab pertanyaan itu memberiku kesempatan mengorek-orek isi hati. Tak terlalu dalam menembus endotel hati, ternyata tak ada rasa lain yang kurasakan selain BAHAGIA!
Banyak [...]
By Lisa Febriyanti on Jan 21, 2010 in ladang kisah, ladang kreasi, ladang pelesir | 4 Comments
Ronce sudah kulepas, rambut panjang sepunggungku telah pula aku urai. Aku menatap wajahku sendiri di cermin bulat denganĀ cita sifon berwarna putih yang menjuntai. Aku bahagia, aku tahu itu. Mata di cermin itu juga mengatakannya. Aku sangat bahagia. Ini adalah sekumpulan keajaiban yang diletakkan di pangkuanku. Potongan-potongannya menguarkan cahaya perak yang hangat menyentuh kulitku.
Dari cermin [...]
By Lisa Febriyanti on Dec 14, 2009 in ladang kisah | 8 Comments
Kemana perginya semua yang hilang dari diri kita? Apakah menguap begitu saja, tanpa sisa? Apakah ada satu ruang di otak kita yang masih bisa menyimpan itu semua?
Rasanya yang terakhir ini terasa benar. Seberapa penuh otak kita menampung, masih tetap ada ruang yang di sela-selanya, untuk menyimpan yang hilang. Tersimpan rapat dan akan muncul jika ada [...]