<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ladangkata &#187; ladang gambar</title>
	<atom:link href="http://ladangkata.com/category/picturesque/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ladangkata.com</link>
	<description>semua kata di dunia diciptakan untuk merangkai keindahan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jun 2010 11:15:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gemulai Awan</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/09/27/gemulai-awan/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/09/27/gemulai-awan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 09:38:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=969</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana jika aku jadi awan?
Tubuhku terdiri dari uap air yang mengapung di atmosfer. Lembut dan putih pada warna normalnya. Bergulung-gulung dan berpadu dengan birunya langit.
Menjadi awan berarti adalah kepasrahan. Aku gemulai saja ditiup angin. Mengawang dalam hembusannya. Ringan saja. Kadang aku biarkan saja lepas tak menentu arah. Hanya mengikuti angin yang membawa. Kadang aku bersikukuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-973 alignleft" title="awan1" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/09/awan1.jpg" alt="awan1" width="318" height="212" />Bagaimana jika aku jadi awan?</p>
<p>Tubuhku terdiri dari uap air yang mengapung di atmosfer. Lembut dan putih pada warna normalnya. Bergulung-gulung dan berpadu dengan birunya langit.</p>
<p>Menjadi awan berarti adalah kepasrahan. Aku gemulai saja ditiup angin. Mengawang dalam hembusannya. Ringan saja. Kadang aku biarkan saja lepas tak menentu arah. Hanya mengikuti angin yang membawa. Kadang aku bersikukuh dan memeluk pucuk gunung untuk bersandar. Membelenggu puncak yang dingin demi sebuah pemberhentian. Tak hirau pada gemuruh batu-batu gunung yang keras menggoncang. Aku tetap diam, sekali lagi demi sebuah menyandarkan lembutku.</p>
<p>Apa lagi yang bisa kulakukan sebagai awan?</p>
<p>Ah, ya,  menjadi awan adalah kemurahan hati. Uap air yang terbenam di tubuhku lambat laun menghitam dan penuh. Kelabunya mendung kutahan dengan pelukku. Tulus, tak hendak mengadu kata tentangnya. Kubiarkan saja panas matahari bekerja membentukku, hingga menghitam. Sesudah itu, di batas kemampuanku menampung kelabunya mendung, kusiram bumi dengan hujan yang menyegarkan.</p>
<p>Lalu selesailah tugasku. Aku murca. Digantikan awan-awan lebih muda dan lebih lincah. Aku ada, untuk tiada.</p>
<p><em>catatan: kita semua adalah awan-awan yang hidup untuk memberi. Meski setitik, awan kecil adalah satu butir hujan untuk bumi. </em></p>
<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message"><br />
</span></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/09/27/gemulai-awan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Celoteh Air</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/08/31/celoteh-air/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/08/31/celoteh-air/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 09:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[Aku tetap mengalir. Apapun yang kau kata, aku tetap air yang galibnya mengalir. Sudah kucatat selaksa kilometer aliranku. Melumat pasir, tanah dan sampah. Berkubang dalam ceruk yang bahkan mungkin tak kuhendaki, tetapi galibku mendesak untuk mengalir. Rasanya tak ada tempat untuk berhenti, sebuah kutuk yang harus kuamini.
Suatu ketika aku menari-menari riang, berdansa dengan alam dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-954 alignleft" title="air1-copy" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/air1-copy-229x300.jpg" alt="air1-copy" width="229" height="300" />Aku tetap mengalir. Apapun yang kau kata, aku tetap air yang galibnya mengalir. Sudah kucatat selaksa kilometer aliranku. Melumat pasir, tanah dan sampah. Berkubang dalam ceruk yang bahkan mungkin tak kuhendaki, tetapi galibku mendesak untuk mengalir. Rasanya tak ada tempat untuk berhenti, sebuah kutuk yang harus kuamini.</p>
<p>Suatu ketika aku menari-menari riang, berdansa dengan alam dalam bentuk butir-butir yang memuncrat. Gembira tak terkira.  Lagu-lagu dengan <em>beat</em> dan langgam ceria menjadi kawan berceloteh dan mendongengi dunia. Aku meloncat dalam iramanya, melompat seiring gebuk perkusinya.</p>
<p>Ada kala aku berganduh pada serat daun. Menggantung dengan nyaman, mengukir mimpi dan bergelimang kesat serat yang mempertahankan. Tetapi daun juga berhenti berfotosintesis, tunduk pada aturan evolusi dan membiarkan aku luruh jatuh, tak tertahankan.</p>
<p>Lalu sebilah cerita lagi, aku mengalir dalam senyap. Bertekuk sepi, tanpa suara. Aku nyaris membeku di nol derajat, menepi di kutub dan abai pada ontran-ontran di luar sana. Kadang beku ini begitu nikmat, menggarisi hari hanya dengan suaraku. Tetapi dalam banyak waktu, beku adalah perih dan mengingatkanku bahwa tanpa air yang lain aku hanya jadi sebutir yang tak berarti. Maknaku ada pada menyatu dengan yang lainnya dan mengalir, mengitari semesta.</p>
<p>Mengalir adalah galibku. Kemanapun arus membawa, menetes dari ketinggian, menyublim menjadi embun, ataupun meluruh tanpa sisa. Hingga tiba pada sebuah pertemuan di muara yang hakiki.</p>
<p><em>gambar diambil oleh Icha, saat gerimis di Puncak, bersenjatakan Nikon D40x</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/08/31/celoteh-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Jogja Fashion Week 2009] Boedaja in Motion</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/08/15/jogja-fashion-week-2009-boedaja-in-motion/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/08/15/jogja-fashion-week-2009-boedaja-in-motion/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 06:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[ladang pelesir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[Budaya, kecantikan dan keceriaan, semua tumbuh jadi satu dalam Jogja Fashion Carnival, 5 Agustus 2009 lalu. Jogja Fashion Carnival adalah salah satu rangkaian kegiatan Jogja Fashion Week 2009.  Arak-arakan yang memadukan fashion dan budaya ini meninggalkan berkas gambar di kamera saya, beberapa diantaranya di bawah ini:

Judul: Sang Putri dan Matahari
Salah seorang peserta Jogja Fashion Carnival [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya, kecantikan dan keceriaan</strong>, semua tumbuh jadi satu dalam Jogja Fashion Carnival, 5 Agustus 2009 lalu. Jogja Fashion Carnival adalah salah satu rangkaian kegiatan Jogja Fashion Week 2009.  Arak-arakan yang memadukan fashion dan budaya ini meninggalkan berkas gambar di kamera saya, beberapa diantaranya di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-large wp-image-926 aligncenter" title="picture12" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/picture12-1024x803.jpg" alt="picture12" width="476" height="371" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Judul: Sang Putri dan Matahari</strong><br />
<em>Salah seorang peserta Jogja Fashion Carnival yang duduk di kereta ditempa matahari sore, beriringan persis di depan Kraton Jogja, menunggu tiba waktunya diarak.</em></p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-911"></span></p>
<p style="text-align: center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-large wp-image-921" title="picture22" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/picture22-692x1024.jpg" alt="picture22" width="399" height="590" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Judul: Sepasang Penari</strong><br />
<em>Atraksi tari di tengah karnaval</em></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><em><img class="aligncenter size-large wp-image-917" title="picture3" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/picture3-690x1024.jpg" alt="picture3" width="400" height="590" /></em></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Judul:Indian Batik</strong><em><br />
Peserta Carnaval, meski dengan aksi Indian tetap tak melupakan batik.</em></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-large wp-image-929" title="picture5" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/picture5-1024x675.jpg" alt="picture5" width="554" height="364" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Judul: Panggung Batik</strong><br />
<em>Modifikasi desain batik di panggung Jogja Fahion Week 2009</em></p>
<p style="text-align: center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-large wp-image-930" title="picture4" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/picture4-745x1024.jpg" alt="picture4" width="400" height="547" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Judul: Hura-Hura Hitam Putih</strong><br />
<em>Semburat ceria salah satu peserta karnaval.</em></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: left;">Semua gambar di atas ini diikutsertakan dalam <a href="http://www.xl.co.id/tabid/174/language/id-ID/newsId/10378/Default.aspx." target="_blank"><strong>XL JFW 2009 – PHOTOBLOG  COMPETITION</strong></a></p>
<p style="text-align: left;"><strong>-icha/Nikon D40x-<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/08/15/jogja-fashion-week-2009-boedaja-in-motion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahar, Bintang dan Senja</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/08/08/mahar-bintang-dan-senja/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/08/08/mahar-bintang-dan-senja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 08:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang kisah]]></category>
		<category><![CDATA[ladang pelesir]]></category>
		<category><![CDATA[ladang puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[
Satu perempuan.
Satu laki-laki.
Dan berdua mereka memperjuangkan cinta yang terkebiri. Dalam selingkup tabir yang panjang membentang.
&#8220;Aku tahu, kita bukan pemilik Madukara,&#8221; perempuan berkata.
&#8220;Dan kau juga tahu, kita juga bukan pemilik Indraprasta,&#8221; laki-laki juga berkata.
Hanya sebuah istana kecil dengan tanah coklat sebagai halamannya. Ditemani sebatang plumeria berbunga putih yang harum.
&#8220;Maukah kau terima maharku?&#8221; laki-laki meminta.
&#8220;Apa maharmu?&#8221; perempuan menantang.
&#8220;Bintang,&#8221; singkat laki-laki menjawab.
Lalu kedua tangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-904" title="senja1" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/senja1-1024x517.jpg" alt="senja1" width="585" height="286" /></p>
<p>Satu perempuan.</p>
<p>Satu laki-laki.</p>
<p><em>Dan berdua mereka memperjuangkan cinta yang terkebiri. Dalam selingkup tabir yang panjang membentang.</em></p>
<p>&#8220;Aku tahu, kita bukan pemilik Madukara,&#8221; perempuan berkata.</p>
<p>&#8220;Dan kau juga tahu, kita juga bukan pemilik Indraprasta,&#8221; laki-laki juga berkata.</p>
<p><em>Hanya sebuah istana kecil dengan tanah coklat sebagai halamannya. Ditemani sebatang plumeria berbunga putih yang harum.</em></p>
<p>&#8220;Maukah kau terima maharku?&#8221; laki-laki meminta.</p>
<p>&#8220;Apa maharmu?&#8221; perempuan menantang.</p>
<p>&#8220;Bintang,&#8221; singkat laki-laki menjawab.</p>
<p><em>Lalu kedua tangan laki-laki terbuka. Beralaskan tangkup telapak tangannya, ada sinar putih di sana.</em></p>
<p>&#8220;Kau curi bintang sebelum ia bangun?&#8221; terbeliak mata perempuan.</p>
<p>&#8220;Bintang ini bertulis namamu. Sering kupandangi jika aku rindu, di tiap malam aku tak bisa menyentuhmu.&#8221;</p>
<p><em>Ada yang telah tertulis dengan pasti di sana. Sebuah nama dan hanya mata laki-laki yang bisa melihatnya.</em></p>
<p>&#8220;Biar senja jadi saksi,&#8221; perempuan berbunga-bunga. Harapnya membuncah pada laki-laki yang bisa melihat namanya dalam kerlip bintang.</p>
<p>Di pelataran gerbang itu, janji terucap, mahar diserahkan. Baju putih mereka berdua mengombak ditiup angin. Mengibarkan anak rambut dan menguarkan kasih hingga ke langit. Satu momentum, untuk selamanya. Tak ada saksi, tak ada sorak, tak ada tepuk tangan, tak ada jabat tangan. Ini panggung mereka sendiri, dunia tak perlu tahu. Toh, dunia tak akan mengangguk.</p>
<p>Hanya senja, bintang dan sepasang mataku yang mengabadikan.</p>
<p> </p>
<p><em>*kenangan senja di pelataran gerbang Kraton Ratu Boko</em></p>
<p><em>gambar diambil oleh icha pada pukul 17:38 bersenjatakan nikon D40x</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/08/08/mahar-bintang-dan-senja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karya Indonesia</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/08/01/karya-indonesia/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/08/01/karya-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 16:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[ladang kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=883</guid>
		<description><![CDATA[Aih, 1 Agustus. Waktunya Creative Theme Day. Sudah dicatat, temanya 100% INDONESIA KREATIF.
Nah, rasanya saya tidak perlu banyak merawi kata dengan tema ini, karena sangat dekat juga dengan salah satu usaha yang saya lakukan belakangan ini, mengumpulkan produk-produk dengan label MADE IN INDONESIA. Tujuan besarnya memperkenalkan produk-produk itu dan mendorong rasa kebanggaan kita sendiri, di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aih, 1 Agustus. Waktunya <a href="http://creativethemeday.com" target="_blank">Creative Theme Day</a>. Sudah dicatat, temanya <a href="http://creativethemeday.com/ctd-update/tema-creative-theme-day-3-100-indonesia-kreatif/" target="_blank">100% INDONESIA KREATIF.</a></p>
<p>Nah, rasanya saya tidak perlu banyak merawi kata dengan tema ini, karena sangat dekat juga dengan salah satu usaha yang saya lakukan belakangan ini, mengumpulkan produk-produk dengan label MADE IN INDONESIA. Tujuan besarnya memperkenalkan produk-produk itu dan mendorong rasa kebanggaan kita sendiri, di tengah arus produk made in bla..bla..bla (nama negara) yang menyesaki pasar, toko, kios dan ruang pajang lainnya. Tujuan kecilnya, sebagai bagian dari hormat saya pada produk-produk bikinan Indonesia.</p>
<p>Saya re-posting gambar-gambar produk dengan label Made in Indonesia yang pernah saya temui, di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-884 aligncenter" title="korek" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/korek-300x248.jpg" alt="korek" width="300" height="248" /></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ladangkata.com/2009/02/05/madeinindonesia-01/" target="_blank">korek api</a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-885 aligncenter" title="cerutu-300x262" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/cerutu-300x262.jpg" alt="cerutu-300x262" width="300" height="262" /></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ladangkata.com/2009/02/16/madeinindonesia-02/" target="_blank">Cerutu Ramayana Produksi PT Taru Martani</a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-886 aligncenter" title="baterai" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/baterai-300x206.jpg" alt="baterai" width="300" height="206" /></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ladangkata.com/2009/03/26/madeinindonesia-04/" target="_blank">baterai ABC, aseli Medan yang mendunia</a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-888 aligncenter" title="jamu21" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/jamu21-201x300.jpg" alt="jamu21" width="201" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ladangkata.com/2009/02/28/madeinindonesia03/" target="_blank">Jamu, minuman aseli Indonesia</a></p>
<p>Memang masih paradoks ketika mengaku mencintai produk Indonesia tetapi di blog ini justru menggunakan judul Made in Indonesia. Tetapi untuk sementara ini, saya ingin melepaskan diri dari diskursus kebangsaan yang mendalam terlebih dahulu. Judul Made in Indonesia hanya ditautkan dengan cetakan label yang tertera di produk. Jadi, mari biarkan bergulir dulu. Selanjutnya, jika ada usulan nama kategori untuk tampilan di blog ini, tentu saja saya akan senang sekali. Sekalian informasi produk dengan label yang menunjukkan ke-Indonesiannya, tentu saja.</p>
<p>Jadi, Indonesia adalah:</p>
<p><img class="aligncenter size-large wp-image-892" title="banner-indonesia" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/08/banner-indonesia-1023x485.jpg" alt="banner-indonesia" width="579" height="272" /></p>
<p>Ditulis untuk Creative Theme Day#3: 100% Indonesia Kreatif</p>
<p>Gambar banner Indonesia diambil dari karya persembahan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI)</p>
<p>Catatan OOT:<br />
Hmm, setelah 1 bulan tidak ngeblog, akhirnya saya kembali..segaaaar!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/08/01/karya-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>madeinINDONESIA(05)</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/06/16/madeinindonesia05/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/06/16/madeinindonesia05/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 05:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=772</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama tidak posting serial madeinINDONESIA. Kali ini, kembali ke rokok. Nemu di salah satu swayalan dekat rumah di Jogja.



Serial madeinINDONESIA adalah usaha (iseng) mengumpulkan barang atau produk yang memiliki label MADE IN INDONESIA. Serial ini dipersembahkan dari Indonesia untuk dunia. Kumpulan seri yang lain ada di sini
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama tidak posting serial madeinINDONESIA. Kali ini, kembali ke rokok. Nemu di salah satu swayalan dekat rumah di Jogja.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-773 aligncenter" title="picture3" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/06/picture3-269x300.jpg" alt="picture3" width="295" height="330" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-774 aligncenter" title="picture2" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/06/picture2-300x235.jpg" alt="picture2" width="300" height="235" /></p>
<p>Serial madeinINDONESIA adalah usaha (iseng) mengumpulkan barang atau produk yang memiliki label MADE IN INDONESIA. Serial ini dipersembahkan dari Indonesia untuk dunia. Kumpulan seri yang lain ada <a href="http://ladangkata.com/category/picturesque/ladang-cinta-indonesia/" target="_blank">di sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/06/16/madeinindonesia05/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut Hari Contreng Nasional</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/04/08/menyambut-hari-contreng-nasional/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/04/08/menyambut-hari-contreng-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:21:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=648</guid>
		<description><![CDATA[
lokasi: sebuah pojok jalan jogja
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-647" title="nyontreng" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/04/nyontreng.jpg" alt="nyontreng" width="554" height="153" /></p>
<p>lokasi: sebuah pojok jalan jogja</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/04/08/menyambut-hari-contreng-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>madeinINDONESIA (04)</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/03/26/madeinindonesia-04/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/03/26/madeinindonesia-04/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 03:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Serial madeinINDONESIA adalah usaha (iseng) mengumpulkan barang atau produk yang memiliki label MADE IN INDONESIA. Serial ini dipersembahkan untuk Indonesia, dari Indonesia.
madeinINDONESIA (04) kali ini menampilkan baterai, sebuah barang kecil yang memiliki manfaat banyak.

ABC merupakan produsen baterai yang berangkat dari perusahaan keluarga dan pertama kali didirikan di Medan pada tahun 1959. Kini baterai ABC, selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Serial <a href="http://ladangkata.com/category/picturesque/madeinindonesia/" target="_blank">madeinINDONESIA</a> adalah usaha (iseng) mengumpulkan barang atau produk yang memiliki label MADE IN INDONESIA. Serial ini dipersembahkan untuk Indonesia, dari Indonesia.</p>
<p>madeinINDONESIA (04) kali ini menampilkan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baterai" target="_blank">baterai</a>, sebuah barang kecil yang memiliki manfaat banyak.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-637 aligncenter" title="baterai" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/03/baterai.jpg" alt="baterai" width="460" height="316" /></p>
<p><a href="http://www.abc-battery.com/" target="_blank">ABC </a>merupakan produsen baterai yang berangkat dari perusahaan keluarga dan pertama kali didirikan di Medan pada tahun 1959. Kini baterai ABC, selain menyuplai pasar domestik,  juga  telah merambah ke Amerika, Eropa, Australia, Asia Pasific hingga Afrika.</p>
<p>Catatan:<br />
<em>Paradoks.  Di negeri sendiri, tak mudah mencari barang/produk dengan label MADE IN INDONESIA. Karena itu, jika teman-teman memiliki info barang yang memiliki label demikian,  saya akan mencatatnya dengan senang hati. </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/03/26/madeinindonesia-04/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>madeinINDONESIA(03)</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/02/28/madeinindonesia03/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/02/28/madeinindonesia03/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 02:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit berbeda dari edisi (01) dan (02), kali ini edisi (03) menampilkan minuman tradisional.

tampak belakang



tampak depan
Kunir Sirih adalah ramuan tradisional yang dipercaya sebagai antibiotik alami. Produk di atas adalah kunir sirih instan yang saya beli dengan harga Rp8500/10 bungkus.
Dari ladang Indonesia, ramuan Indonesia, produksi Indonesia&#8230;negeri ini kaya bukan?



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit berbeda dari edisi <a href="http://ladangkata.com/2009/02/05/madeinindonesia-01/" target="_blank">(01)</a> dan<a href="http://ladangkata.com/2009/02/16/madeinindonesia-02/" target="_blank"> (02)</a>, kali ini edisi (03) menampilkan minuman tradisional.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-548 aligncenter" title="jamu21" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/02/jamu21.jpg" alt="jamu21" width="302" height="448" /></p>
<p style="text-align: center;">tampak belakang</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-549" title="jamu1" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/02/jamu1.jpg" alt="jamu1" width="307" height="455" /></p>
<p style="text-align: center;">tampak depan</p>
<p style="text-align: left;">Kunir Sirih adalah ramuan tradisional yang dipercaya sebagai antibiotik alami. Produk di atas adalah kunir sirih instan yang saya beli dengan harga Rp8500/10 bungkus.</p>
<p style="text-align: left;">Dari ladang Indonesia, ramuan Indonesia, produksi Indonesia&#8230;negeri ini kaya bukan?</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/02/28/madeinindonesia03/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>madeinINDONESIA (02)</title>
		<link>http://ladangkata.com/2009/02/16/madeinindonesia-02/</link>
		<comments>http://ladangkata.com/2009/02/16/madeinindonesia-02/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 02:43:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lisa Febriyanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[ladang cinta indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ladang gambar]]></category>
		<category><![CDATA[ladang inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladangkata.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Inilah serial madeinINDONESIA, salah satu usaha (iseng) mengabadikan produk lokal milik bangsa.
madeinINDONESIA (01) bisa dilihat di sini

Cerutu Ramayana adalah salah satu produk premium yang diproduksi oleh PT Taru Martani, Jogja. Ramayana  telah diproduksi sejak tahun 1972 dan menjadi sebuah brand Cigar Van Java yang telah beredar di pasar Asia, Eropa dan Amerika.
Saya mendapatkan produk ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah serial madeinINDONESIA, salah satu usaha (iseng) mengabadikan produk lokal milik bangsa.</p>
<p>madeinINDONESIA (01) bisa dilihat <a href="http://ladangkata.com/2009/02/05/madeinindonesia-01/" target="_blank">di sini</a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-499 aligncenter" title="cerutu" src="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/02/cerutu-300x262.jpg" alt="cerutu" width="300" height="262" /></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cerutu" target="_blank">Cerutu</a> Ramayana adalah salah satu produk premium yang diproduksi oleh <a href="http://www.tarumartani1918.com/id/index.php" target="_blank">PT Taru Martani, Jogja</a>. Ramayana  telah diproduksi sejak tahun 1972 dan menjadi sebuah brand <strong>Cigar Van Java</strong> yang telah beredar di pasar Asia, Eropa dan Amerika.</p>
<p>Saya mendapatkan produk ini saat berburu di Mirota Jogja dan saya beli dengan harga Rp27.850 untuk satu kotak isi 10 cerutu. Soal rasa, saya sendiri belum terbiasa menyesap cerutu, tetapi menurut Erwin, kawan saya, yang saya todong untuk mencoba, rasanya tak kalah dengan kualitas internasional. Ringan tapi mantap. Bravo Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ladangkata.com/2009/02/16/madeinindonesia-02/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
