Ode untuk Rintik Hujan
Posted by Lisa Febriyanti on Apr 11, 2010 in ladang puisi

Jika,
Kesiur angin tak menerbangkan mega di bentang langit
Apakah kau akan tetap datang?
Kalau saja, matahari tak surut menjantang
Sudikah kau menghujam bumi?
Jika, dan hanya jika
Aku adalah telaga tanpa tepi yang tak mengenal daratan
Beranikah kau menitipkan satu rintikmu di telagaku?
Nyatanya,
Kau datang pada satu ruang sahara
Meluruhkan segala ketidakmungkinan
Dan aku bernyanyi diantara rintikmu
Sebuah Ode untuk Rintik Hujan
hallo mbak, pa kabar ? lama ya ndak bersua disini..kemarin2 aku pernah buka ini kok gak bisa, napa ya ?
eko magelang | Apr 14, 2010 | Reply
aku setetes embun, dapatkah menitipkan tetesan ini pada telagamu yang tak bertepi?
damuhbening | Apr 16, 2010 | Reply
mbak puisinya tak tampilkan di fb saya ya mbak, terima kasih.
eko magelang | Apr 30, 2010 | Reply
Simple, tp penuh dgn makna. I like it.
widi | May 2, 2010 | Reply
Langit melalui hujan menitipkan salam pada bumi yang dirinduinya, namun tak bisa menyatu.
Tengku Puteh | May 14, 2010 | Reply
Lama ga mampir kesini, banyak content baru. Selamat Lisa untuk banyak karya barunya
salam
Arif Nofiyanto | Jun 19, 2010 | Reply
apakah umat di Sahara itu peduli akan kehadiranku
lanangkota | Jul 10, 2010 | Reply