Kata yang Tersimpan

cerpen-nita-pertemuan-terak

Ada banyak kata yang kusimpan dalam dompetku. Berlipat-lipat dengan kertas coretan sisa pijar pikiranku yang lalu-lalu.  Kusimpan dengan rapat, tanpa ada yang terselip keluar.  Sudah kujalin bersama waktu yang kujelang dalam sendiri. Semoga ini tak lagi menyakitkan. Semoga ini menjadi penerang di jalan buram yang telah dijejakkan. Semoga ini meretas kusutnya benang yang kita diamkan. Semoga bisa kuurai semua, kata yang tersimpan dalam dompetku, pada pertemuan kita selanjutnya, ayah…(dan kuharap bukan pertemuan kita yang terakhir)

lalu lagu Ayah mengalun…..

1 Comment(s)

  1. Angin segar untuk puisi sang ayah

    Raffaell | Nov 4, 2009 | Reply

Post a Comment