Surat untuk Papa
Posted by Lisa Febriyanti on Feb 11, 2009 in ladang puisi
Telah terentang jarak antara kita, Pa. Waktu, langkah dan keputusan. Tersisa luang sedikit untuk kita berbicara dari hati ke hati seperti dulu. Meski hati merindukannya, sangat merindukannya. Tapi rekah yang sudah terbentuk, membentang belum terjembatani. Dengan cara apa kita mesti duduk di kursi yang sama lagi, dengan tinggi yang sama dan kerapatan yang sama seperti dulu.
Hari ini ulang tahunmu, Pa. 64 tahun sekarang. Aku tahu kau masih banyak menyimpan harap untuk kami, anak-anakmu. Harap selangit yang entah dapat kami genggam atau hanya menjadi harap. Di sela-sela harap itu, egoku masih bergolak untuk menunjukkan, inilah diriku apa adanya, Pa. Ada ingin yang tak bisa ditolak dan membumbung. Pelan-pelan aku melaraskan. Tak ingin melukai. Tapi toh itu juga yang membuatmu bersedih. Maafkan kami Pa, anak-anakmu yang terus bergolak dengan hidupnya sendiri, mencoba menjadi ada dalam mengarungi misi hidupnya.
Aku selalu ingat kau pernah bilang, bernyanyilah sepuasmu, meski sumbang terdengar, asal engkau bahagia. Kau juga pernah bilang, jika jalan yang kau tuju tak tahu hendak kemana, pulanglah ke kami. Terngiang itu sekarang, karena ketika aku bernyanyi kencang dengan suara serakku itu justru menyakitimu. Sujudku untukmu, Pa. Atas segala sumbang yang terpaksa kau lahap di telingamu.
Hari ini ulang tahunmu. Pagi tadi, diantara lemah suaraku, aku berujar dan mengucap doa di hadapanmu. Semoga Papa selalu sehat, berburai kebijaksanaan dan dalam lindungan Allah. Dan kau tersenyum di ujung telepon sebelah sana. Dan kau tak tahu, Pa..aku menangis di sini…..
Selamat ulang tahun Papa….
sampaikan uacapan selamat ulang tahun buat papanya Mbak
sugeng tanggap warsa berkah Dalem Gusti tansah njangkungi laku, panjang yuswa teguh rahayu wiyana
tomy´s last blog post..TUHAN DALAM DIRI SESAMAMU
tomy | Feb 11, 2009 | Reply
Hari lahir kalian berdekatan rupanya.
Terkelu aku membaca surat untuk papamu itu, Lis.
Beruluk salam aku.
bernyanyilah sepuasmu, meski sumbang terdengar, asal engkau bahagia.
Kata-kata yang indah, Lis. Sangat indah.
Daniel Mahendra´s last blog post..1000 Purnama di Kota Blora
Daniel Mahendra | Feb 11, 2009 | Reply
wah, ikut mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-64 buat papanya mbak icha, semoga panjang umur, tambah sehat, dan segar-buger, serta diberikan kekuatan utk terus menjadi pendamping peradaban buat anak dan cucunya.
sawali tuhusetya´s last blog post..Banjir!
sawali tuhusetya | Feb 11, 2009 | Reply
duh baca surat untuk papa,jadi inget bokap juga cha…..dimana saat kita sudah dewasa dan menentukan langkah kita sendiri dan membuat keputusan sendiri yang kandang berseberangan dengan beliau,n buat kecewa…hiks..thanks cha.selamat ulang tahun buat papamu ya…
nana | Feb 11, 2009 | Reply
Ehm, ehm…. mengharukan….. setelah meresapi semaian benih kosa kata di ladang puisi Mbak Icha. Saya berharap ini bukan otobiografi penyemainya. Mudah2an inai cuman semacam ‘warning’ bagi kita semua (orang2 tua terutama bapak), bahwa sesungguhnya mendudukkan diri sbg sosok orang tua bijaksana tidaklah mudah. Sembah nuwun Mbak Icha atas warningnya. Dan…. siapa pun Papa yg kini tengah Anda jamu di dangau puisi ini, saya ucapkan “Selamat panjang yuswa’.
Ki Dhalang Sulang | Feb 11, 2009 | Reply
salam dr seberang laut utk papamu.
semoga Beliau selalu dlm lindungan Allah.
kebanggaan terbesar ortu sejagat adalah saat anak2nya mampu duduk dan berdiri sejajar dg mereka walaupun selalu berbeda.
aryf | Feb 11, 2009 | Reply
Mengapa harus diselaraskan? Jika realitanya inilah keseimbangan dalam kehidupan kalian?
Doa seorang anak sepertimu Icha, sebetulnya, hanya itu yang dibutuhkan ayahmu.
Semoga Papamu berbahagia.
Yoga | Feb 11, 2009 | Reply
hmmm….
terasa sekali kedalaman dari kata-kata…
tp sesuatu yg sumbang bg org lain blm tentu sumbang bagi si ayahh…
Saya pikir..seorang ayah akan sangat bahagia melihat anaknya bljr utk terbang walau byk yg merintangi.
hehehe…
happy birthday buat bokapnya…
pasti sgt bangga py anak seperti mbak.. >,<
ivy´s last blog post..the "new"
ivy | Feb 12, 2009 | Reply
Met Ultah buat papanya Icha juga…
Lala´s last blog post..Ingin Jauh Dari Penyakit ? Bersihkan Perutmu !!!
Lala | Feb 12, 2009 | Reply
Waduw .. walau telat gapapa ya mau ngucapin selamat Ulang tahun teruntuk Papah, smoga saja diusianya yang sekarang tetap diberikan kesehatan dan panjang umur sehingga masih bisa berkumpul dengan anak-anak serta keluarga yang mencintainya dengan tulus .. Amiiin
Salam aja yach utk papah
NB: Ngomong2 kuenya masih ada sisa ga yach
ckckckckck …..
aribicara | Feb 12, 2009 | Reply
sebaik-buruknya engkau pa,
adalah dirimu perantara lahirku.
semoga sehat dan bahagia selalu papanya ya
mascayo´s last blog post..Saya bertanya ada atau tidak ?
mascayo | Feb 12, 2009 | Reply
Selamat Jeng untuk Papa tercintanya…
“Teringat diri tak pernah ungkapkan kata kepada ayahanda, baik maaf, sayang ataupun cinta, apalagi Ultah…, sedikit ingatan yang ada saat kecil ketika bersama…, tak ada luka, duka ataupun suka…, hanya hampa…, dan sebuah nama…”
Rekonsiliasi deh non…
Jaz´s last blog post..Just Smile….
Jaz | Feb 12, 2009 | Reply
Sejenak singgah aku di rumah yang tak ku tahu penghuninya. Tanpa permisi ku berani berseru; Met ultah buat papah kamu. Semoga beliau diberkahi n dirahmati.. Amin.
Ayah, kau bisa menenangkan, kau bisa menentramkan. kau bisa….
Blog keren, bagi ilmunya dong,….
Salam tepang saking Walikota. Nuwun….
walikota´s last blog post..Museum Bahari di Punjul Harjo
walikota | Feb 12, 2009 | Reply
Papa.. selamanya aku mencintaimu
Mr Bien´s last blog post..Apakah sudah ada pilihan anda ?????
Mr Bien | Feb 13, 2009 | Reply
Salam
waduh papakoe sudah pergi untuk selama – lamanya
enak yang masih punya papa selalu bisa berbagi selamat Ulta untuk papa anda ..Makasih
doelsoehono´s last blog post..M U M E T ………… NDACE
doelsoehono | Feb 14, 2009 | Reply
ku benci dirimu dengan rinduku pa..
lama sekali, sampai kapan??
robihot | Oct 30, 2009 | Reply