(Mencoba) Meraih Satu Bintang: Komunitas Anak

 

Kami mulai mengukir jejak pada sebuah mimpi prasaja. Kami, mulai mengambil ancang-ancang untuk meraih satu bintang. Sebuah angan yang terngiang dan gemanya sudah melayang-layang dalam kubik demi kubik yang kami singgahi.

gf

Kami, saya dan Moon. Sudah beberapa kali kami berdiskusi tentang ingin yang sama. Kami ingin mengguritkan langkah di ranah pendidikan anak-anak. Sebuah mimpi kecil yang menurut kami mengamini misi hidup.

Dua tahun belakangan, saya dan Moon sudah berkutat di wilayah pendidikan. Tepatnya sebagai penulis skenario tayangan televisi pendidikan. Tugas kami menyusun sebuah sajian yang mendidik sekaligus menghibur untuk anak-anak usia sekolah. Materi pokok ada yang disesuaikan dengan kurikulum nasional, ada pula yang kami susun berdasarkan pembelajaran moral. Tugas itu membuncahkan desakan dalam diri untuk lebih mewujud dalam hal kegiatan di lapangan yang bermanfaat untuk anak-anak.

Pada suatu sore, kami sengaja duduk bersama untuk membicarakan ingin ini. Hasilnya, kami membentuk sebuah komunitas anak yang dinamai GROWING FUN. Kegiatannya sederhana, tak mengganggu waktu sekolah. Kami mengambil waktu hari libur dengan mengundang anak-anak usia TK hingga SD untuk berkumpul, bermain dan belajar. Pembelajaran yang tersaji, diselipkan pesan-pesan moral, misalnya hidup disiplin, tanggung jawab, kerja keras dan segala renik sebagai bekal hidup mereka.

Moon bahkan sudah melakukan survey kepada ibu-ibu tentang materi pembelajaran moral seperti apa yang mereka kehendaki untuk anak-anaknya. Bekerja sama dengan seorang kawan yang telah sukses melakukan hal yang sama di Surabaya, Moon mulai menyusun silabus serta keperluan yang dibutuhkan untuk membuka komunitas ini.

Saya sempat menyelipkan satu agenda dalam kegiatan itu, yaitu pembelajaran sejarah dan budaya. Anak-anak sekolah dasar diajak berkeliling situs sejarah dan budaya, lalu mereka diajak kembali menghayati nilai-nilainya dalam bentuk mereka menulis dan membuat komik. Tentu saja, dengan sedikit arahan dari kami. Ke depannya, hasil mereka akan kami pamerkan dalam sebuah kesempatan.

Yaks, mimpi itu sudah terbayang. Kami pun tak tinggal diam, bergerak mencoba mewujudkannya. Satu langkah yang kami dahulukan adalah mencari kawan-kawanyang diajak sebagai fasilitator, setelah itu akan ada sesi training untuk kesamaan pemikiran dan konsep. Langkah ini membawa kami survey ke beberapa tempat di Jakarta sebagai tempat training. Hingga saat ini kami menemukan satu tempat, di Bumi Perkemahan Ragunan untuk kawah candradimuka para fasilitator. Detail pelaksanaannya sedang kami godok sembari mengurus publikasi dan legalitas GROWING FUN.

Wuih, senang rasanya mulai merangkai sayap-sayap kami. Membayangkan anak-anak yang tertawa pada agenda yang kami buat, merenda harapan mereka akan jadi generasi yang lebih baik. Karena kami yakin, persoalan bangsa ini adalah soal mind set dan moralitas yang perlu diperbaiki. Dan itu harus dimulai sejak dini.

Terbayang ketika ada seorang ibu yang bercerita sambil mengelus dada, ketika salah satu teman anaknya terpergok tak mengikuti pelajaran olah raga. Ketika dibilang bahwa dia bisa dapat nilai jelek, anak itu ringan saja menjawab, “Ah, gak papa, kasih aja guru olah raganya rokok, biar dapat nilai bagus, meskipun gak ikut olah raga”. Inikah generasi penerus itu?

Masih panjang jalan yang harus diretas untuk mimpi ini.

Semoga langkah ini bisa jadi setitik sinar terang bagi anak-anak bangsa ini dan tentu saja, paling tidak memberi arti buat hidup kami yang cuma setitik ini.

Ada yang mau bantu saran/pendapat?

pic taken at Bumi Perkemahan Ragunan

16 Comment(s)

  1. seuah impian mulia yang layak mendapatkan dukungan dari siapa saja yang peduli terhadap nasib masa depan anak2, mbak icha. jujur saja, selama ini saya sudah amat risau dg tayangan tv yang jauh dari sentuhan nilai2 edukatif. sudah amat rindu, kapan tv bisa menjadi tempat pembelajaran yang mencerahkan buat anak2 sehingga mereka tak tercerabut dari akar budayanya sendiri. saya ikut berdoa, mbak mudah2an impian milua itu bisa terwujud.

    sawali tuhusetya | Nov 12, 2008 | Reply

  2. alangkah mulia tujuan dan maksud anda mba, semoga bisa bermanfaat bagi semua yah :)

    harianku | Nov 13, 2008 | Reply

  3. yuk…..terus bergerak mbak !!
    salam kenal mbak :)

    Alex | Nov 14, 2008 | Reply

  4. ini namanaya anak muda, semangat.
    selamat….. semoga saya akan mendapat cerita yang menyenangkan di episode GROWING FUN ya mbak ?

    ekomagelang | Nov 14, 2008 | Reply

  5. langkah baik untuk tujuan yang baik haruslah selalu didukung, ya kan, mbak?
    good luck mbak icha :)

    sekelebatsenja | Nov 15, 2008 | Reply

  6. akan kami iringi `kisah kasihnya`..:-)
    jgn lupa utk berbagi `kasih sayangnya` ya?

    selamat berkarya utk para `ibu` muda!
    dari kami `bapak`2 muda.

    *pak sawali ga temasuk lho..:-D*

    aryf | Nov 15, 2008 | Reply

  7. Kata orang, orang yang tidak pernah kecewa adalah ia yang tak pernah punya cita-cita.

    Betapa pun prasaja mimpimu itu, tetap mesti punya goal.

    Daniel Mahendra | Nov 15, 2008 | Reply

  8. pendidikan yang baik adalah pendidikan yang memerdekakan, ini sedikit pendapat saya tentang pendidikan jaman sekarang Mbak Icha

    ..kesia-siaan..
    Semua adalah kesia-siaan, seperti usaha menjaring angin kata Pengkotbah di Alkitab :D
    Ya semua adalah sia-sia tatkala hidup kita menjadi ’pemburu’ &’ yang diburu’
    Kita tercerabut dari akar kehidupan kita, tak mengenali lagi siapa diri kita
    Kita hanyalh produk ’manusia unggul’, ’manusia ulung’ yang dibentuk dari cetakan yang presisi ”zero tolerance”
    Yang hanya dilihat sebagai fungsi, sebagai alat, bukan sebagai diri kita.
    Yang tak sesuai dengan cetakan adalah ’barang reject’, terkutuk yang hanya akan berakhir sebagai limbah
    Sungguh hidup yang tak layak dijalani
    Kita adalah manusia MERDEKA
    Roaring like a tiger
    Soaring like an eagle
    Howling like a storm

    Hidup bersifat bisa diselami
    Kita harus punya keyakinan bahwa akan selalu ada penunjuk jalan
    Tiap langkahmu, tiap situasi, mencerminkan batinmu, & karenanya memiliki nilai spiritual
    Yang harus dilakukan adalah berada disana
    Mendengarkan dengan hati
    Menanggapi dengan kebijaksanaan & keahlian ;)

    & hidup akan menjadi sebuah proses menulis puisi :idea:

    OK mBak Icha mari bersama-sama nyalakan sebatang lilin, jadikan pendidikan anak2 kita sebagai proses memerdekakan, proses untuk menjadi diri sendiri yang unik dan khas, saling menghargai & menghormati

    tomy | Nov 17, 2008 | Reply

  9. Salam kenal!

    Mbak aku mau bertanya..
    Komunitas Growing Fun itu sudah berjalan atau akan berjalan?
    Siapa saja yang bisa jadi anggotanya?
    Jika tidak mengikuti training yang diadakan di Ragunan bbrp waktu lalu, apakah masih bisa bergabung?

    Aku, ingin ikut terlibat untuk memberikan sedikit kontribusi bagi dunia anak, walaupun aku belum meiliki anak.hehehe..

    Tita | Dec 16, 2008 | Reply

  10. Alluw mbak….
    Clm knl…
    Mbk,,, komunitas growing fun it emank utk anq2 kn mbk……?????
    Wahhhhh….. mbak hebat bgt dah pokok_na……
    Truz smangat mak….!!!!
    Pantang mundur…!!!!!!

    Yolan | Dec 21, 2008 | Reply

  11. Buat Tita…
    salam kenal, saya Moon, partner Icha saat meraih satu bintang…
    Growing Fun (GF) Insya ALLAH akan running di bulan Maret atau April 2009. Saat ini kami sedang mempersiapkan hal2 untuk itu. Mmh, kalau mau gabung boleh dan dengan senang hati kami terima. Trainning lanjutan akan diadakan kok Tita… Waktu dan tempat akan diinfokan ke Tita.

    Buat temen2 lain… thanks supportnya…

    wulansary | Dec 25, 2008 | Reply

  12. Hidup adalah perjuangan dan pilihan yang harus kita lakukan mulai dari kecil hingga dewasa, saya punya anak dan ketiganya laki-laki bagiku mereka adalah sebuah kekuatan yang selalu memotivasi saya untuk terus berkarya dan berjuang untuk masa depan mereka……kenakalan mereka sebuah kekuatan dalam dirinya….

    mukhsin | Jan 25, 2009 | Reply

  13. Wah… ternyata banyak yang bisa dilakukan ibu2 muda yah… sangat membangun dan inspiring…
    Kebetulan sebagai ibu dari dua orang anak saya rajin ngintip dunia pendidikan anak…
    BTW udah ada di Batam belum?

    indira utami | Feb 17, 2009 | Reply

  14. Ehem…
    saya mhswi Pskologi UGM. Tertarik dengan apa yang sy baca di awal tadi, coz di Jogja, sy dan temen2 Psikologi yg lain tergabung dalam NUANSA, Creative ‘n Natural school. Saya baca di atas, tujuan dan keinginan Growing Fun memiliki byk kesamaan dg kami…
    Bersediakah untuk berkenalan dan saling berbagi?
    Terimakasih…

    Dina | Apr 27, 2009 | Reply

  15. saya ibu dr 2balita yg nantina akan tumbuh jd gadis remaja. terus erang aja sy tertarik mba’, pengen tau kegiatannya growing fun…kira2 bisa berbagi n kenal gak dengan metode2nya?

    lia | Jul 3, 2009 | Reply

  16. umm boleh ga sy bergabung di komunitas ini??

    yuli | Oct 31, 2009 | Reply

2 Trackback(s)

  1. Dec 15, 2008: from Fun with Growing Fun : ladangkata
  2. Feb 10, 2009: from Ajak Anak-anak Bermain di Growing Fun : ladangkata

Post a Comment