Alam Astral

 

Yup, konsentrasilah. Genangkan hanya satu hal dalam benak: lepaskan dunia

Himpun semua energi. Bervibrasilah hingga ke tingkatan tertinggi.

Hup, terbang, membumbung. Tinggalkan sebentar raga yang penuh luka dan dendam, tubuh yang penuh emosi dan kelicikan, sarira yang dikotori ambisi, napsu dan angkara. Mengapung, melayang, ke bintang yang bercahaya gemilang…

langit

KE ALAM ASTRAL!

dan kau akan tahu….sebuah kedamaian bukanlah utopia…

(my trance, serpong 4:19am)

pic taken by icha, using olympus camera

8 Comment(s)

  1. waw, mengingatkan saya pada piring terbang…

    nice pict mbak :)

    ET nya saya sembunyikan, Win, makanya dia mampir ke langit kita.. hehheheh thanks!

    sekelebatsenja | Nov 4, 2008 | Reply

  2. saya cuma membayangkan gimana posisi ambil fotonya ya? hehehehe

    great pic!

    posisinya nginceng mas :)

    sejutaasa | Nov 4, 2008 | Reply

  3. Wah…saya perlu belajar banyak nih sama Mbak, gimana caranya untuk memotert yang benar…soalnya saya pengen bisa memotert…tetapi nggak tau caranya….tekhnik yang benar maksudnya….
    Salam dari jauh.

    wah bang, jadi kapan pulang? kita bisa hunting bareng…:p
    teknik fotografi selalu berkembang bang, tapi standardnya sih masih tetap sama, tentang pencahayaan dan angle…latihan dan nyoba2 bisa untuk memperkaya teknik bang…aku juga masih ajar kok….hehhehehe

    Michael Siregar | Nov 5, 2008 | Reply

  4. wah, andai saja setiap orang bisa terbang. membubung tinggi hingga menyentuh dinding langit, lantas berhasil menembus alam astral, mungkin dunia malah sepi, mbak icha. dunia kan jadi tanpa penghuni, haks. lagian, para jurnalis tentu akan kehilangan berita2 sensasi, hehehe … *bercanda* ini postingan yang mencerahkan banget, mbak icha. hidup damai tanpa kekerasan, bisa terwujud secara nyata jika setiap orang bersikap toleran dan m,au belajar menghargai perbedaan.

    pak sawali, di alam astral juga ada dunia blog yang pararel dengan dunia blog kita sekarang…heheheheh….

    setujuh pak, soal toleransi dan perbedaan. di antara kita masih ada yang merasa paling benar dan melihat hanya dr kaca mata sendiri…eh, kok sok bijak ya huhuhuhuhu

    sawali tuhusetya | Nov 5, 2008 | Reply

  5. dengan menggunakan fantasi seperti anak kecil kita akan mampu mencapai dunia lain, kenyataan-kenyataan lain yang melebihi fantasi :D
    seperti anak2 bajang yang menari ditepi indahnya pelangi
    ah andai kalian ikut menikmati..

    loh aku jelas melu mas…lah yang menemukan guci dengan pundi-pundi emas di ujung pelangi kan akyuuuu…:)

    tomy | Nov 7, 2008 | Reply

  6. Ya, kedamaian bukanlah utopia…
    Aku setuju, Cha.

    tapi di alam astral…setuju juga? :p

    Daniel Mahendra | Nov 7, 2008 | Reply

  7. wiii, tau aja anak ini kalau ada tempat persinggahan yg indah , damai, yg gk sembarang orang bisa masuk kedalamnya. Bener lho masuk alam Astral itu seneng banget damai,tentram,serta mensentosakan diri (tapi jangan terlalu lama berada disitu entar gk mau bekerja and gk mau wanita )

    Dragon Fly | Nov 13, 2008 | Reply

  8. halo, mbakyu. sori lama nggak mampir, hehe…
    itu salah satu jurus saya untuk relaksasi lho.
    kadang yg aku lakukan. berbaring di lantai, posisi santai, pernafasan dalam, konsenstrasi ke satu titik pada saat mata terpejam. nah, otomatis badan kita akan terasa melayang. nikmati….
    selesai itu, biasanya akan keluar keringat banyak sekali dan ketenangan pikira kita dapat.

    goenoeng | Nov 22, 2008 | Reply

Post a Comment