Metamorfosa

Saya teringat…..

Pada sebuah persahabatan yang indah dan tak lekang. Puluhan tahun kami mengulum manisnya cerita. Meski bergulung-gulung lembaran yang tertoreh, tak pernah setitik pun luka jadi bahasanya. Berbagi gembira, berbagi sedih, saling menopang, meski membentang jarak dan waktu.

Saya teringat….

Pada berbiji-biji perubahan yang mengiringi langkah kami masing-masing. Wajah, gaya rambut, berat tubuh, kawan-kawan yang mengitari, cerita yang mengikat hidup, kedukaan yang silih berganti, keberhasilan yang menyapa. Kami terus bertumbuh, bermetamorfosa dalam kepompong masing-masing. Tapi kami punya satu hal yang terus tergenggam, persahabatan.

Saya teringat…

Pada mimpi masing-masing. Menjadikan ibukota sebagai lahan. Di suatu waktu di tahun 1998, ketika kami, bocah lokal yang sedang berkunjung ke Jakarta dan berjanji, suatu hari kami bertiga akan menyesap teh atau kopi di suatu sore di Jakarta, bersama-sama lagi. Dan mewujud pada suatu sore di bulan Ramadhan tahun 2001. Lalu terus berulang, di tiap jeda langkah kita menghirup aroma kehidupan.

Meski tak mesti tiap suka saling hadir, tetapi membuncahkan hati ketika dalam tiap duka bisa berbagi. Sebuah ikatan unik yang terus ada…..

Untuk 15 tahun persahabatan dan tahun-tahun ke depan: Nia, Linda…miss you jengsss….

3an

9 Comment(s)

  1. weh…berasa di acara tipi ‘ceriwis’

    senangnya punya temen2 baik, huks huks
    saya jadi inget tementemen saya mbak icha…

    huahahahaha….dia naaaaaa dalam beritaaaaaaa yaks…
    gih gih temen2nya ditelepon…diajak poto2 di saat senja..mesti apik kuwi Win…

    sekelebatsenja | Oct 31, 2008 | Reply

  2. begitu besar arti sebuah persahabatan bagi seseorang…….bahagialah mendaptkan sahbtaa yg sejat..

    salam kenal mbak :)

    hai mas Alex..salam kenal juga..terima kasih sudah berkunjung…
    persahabatan..satu hal yang membuat dunia jadi indah bukan?

    Alex | Oct 31, 2008 | Reply

  3. Wedew, persahabatan yang panjang. Semoga abadi.

    amiiiiiiiiiin…makasih doanya.

    dana | Oct 31, 2008 | Reply

  4. saya suka sekali foto culunya….:))

    wakakakkkkkkkkk…..culun-culun begitu jagoooooooan dia :p

    Jenk | Oct 31, 2008 | Reply

  5. saya teringat ….
    sahabat datang silih berganti seiring bergulirnya waktu. ada yang pergi, tapi ada juga yang selalau datang. persahabatan memang bisa menjadikan hidup dan kehidupan menjadi lebih punya arti dan makna. kalau belum pernah ketemu di darat, bisa ndak disebut sebagai sahabat, mbak icha, hehehe …..

    bagi saya persahabatan bukan ditentukan dengan pertemuan pak. Berbagi, adalah esensinya. Kita bertemu dengan banyak orang, tapi tak semuanya bisa menjadi dekat. Ada saatnya ketika kita berbincang, meski hanya berbagi cerita lewat dunia maya, tapi ada sebuah chemistry yang tak bisa disebut, hanya dirasakan, menjadi perbincangan mengalir dengan hangatnya, menjadi ada dalam saat yang dibutuhkan, menyentuh hidup kita dengan memberi makna seperti yang dibilang pak sawali di atas, itu lah persahabatan, pak..menurut saya….

    yang pasti suatu kehormatan jika pak sawali mau jadi sahabat saya heheheheheheh

    sawali tuhusetya | Oct 31, 2008 | Reply

  6. ehhh… yang mana mbak icha ya? foto yang item putih itu pas lagi suka kebut-kebutan di Jl. Raya Prapen ya??

    Wah Mas Hartoyo ini intelnya ada dimana-mana ya ternyata hehehehehe……wajah saya culun begitu kok dibilang kebut2an to ya….saya anak baik2 mas….:)

    sejutaasa | Oct 31, 2008 | Reply

  7. Nah-nah-nah, Cha. Inget ya, ini tahun 2008. Catat ya. Nanti kita tengok 1 dekade dari sekarang.

    Dan kau, 10 tahun sejak 1998, makin menggupal saja. Hihihi!

    (becandaaaaaaaaaaa……………!!!!!!)

    wah ide bagusssss….tar aku coba bikin reka ulang perjalanan per 10 tahunan…

    Daniel Mahendra | Nov 1, 2008 | Reply

  8. Menggupal. Maksudnya: menggumpal.
    Hehe. Ralat.

    menggumpal nomor sekian…yang penting usia berhenti di 20 tahun huraaaaaaaaay :p

    Daniel Mahendra | Nov 1, 2008 | Reply

  9. sungguh demikian mencerahkan mbak icha dalam memaknai sebuah persahabatan. sungguh menyentuh dan mengharukan. semoga makin banyak sahabat kita dari dunia maya meski belum pernah bertemu di darat.

    bagaimana kalo kita ketemu di laut aja yukkk pak, menyenangkan itu….dengan semilir ombak, lalu angin-angin yang berbisik meningkahi percakapan…hehhehehehh becanda pak…

    sawali tuhusetya | Nov 2, 2008 | Reply

Post a Comment