Metamorfosa
Posted by Lisa Febriyanti on Oct 31, 2008 in ladang inspirasi, ladang kisah
Saya teringat…..
Pada sebuah persahabatan yang indah dan tak lekang. Puluhan tahun kami mengulum manisnya cerita. Meski bergulung-gulung lembaran yang tertoreh, tak pernah setitik pun luka jadi bahasanya. Berbagi gembira, berbagi sedih, saling menopang, meski membentang jarak dan waktu.
Saya teringat….
Pada berbiji-biji perubahan yang mengiringi langkah kami masing-masing. Wajah, gaya rambut, berat tubuh, kawan-kawan yang mengitari, cerita yang mengikat hidup, kedukaan yang silih berganti, keberhasilan yang menyapa. Kami terus bertumbuh, bermetamorfosa dalam kepompong masing-masing. Tapi kami punya satu hal yang terus tergenggam, persahabatan.
Saya teringat…
Pada mimpi masing-masing. Menjadikan ibukota sebagai lahan. Di suatu waktu di tahun 1998, ketika kami, bocah lokal yang sedang berkunjung ke Jakarta dan berjanji, suatu hari kami bertiga akan menyesap teh atau kopi di suatu sore di Jakarta, bersama-sama lagi. Dan mewujud pada suatu sore di bulan Ramadhan tahun 2001. Lalu terus berulang, di tiap jeda langkah kita menghirup aroma kehidupan.
Meski tak mesti tiap suka saling hadir, tetapi membuncahkan hati ketika dalam tiap duka bisa berbagi. Sebuah ikatan unik yang terus ada…..
Untuk 15 tahun persahabatan dan tahun-tahun ke depan: Nia, Linda…miss you jengsss….

weh…berasa di acara tipi ‘ceriwis’
senangnya punya temen2 baik, huks huks
saya jadi inget tementemen saya mbak icha…
sekelebatsenja | Oct 31, 2008 | Reply
begitu besar arti sebuah persahabatan bagi seseorang…….bahagialah mendaptkan sahbtaa yg sejat..
salam kenal mbak
Alex | Oct 31, 2008 | Reply
Wedew, persahabatan yang panjang. Semoga abadi.
dana | Oct 31, 2008 | Reply
saya suka sekali foto culunya….:))
Jenk | Oct 31, 2008 | Reply
saya teringat ….
sahabat datang silih berganti seiring bergulirnya waktu. ada yang pergi, tapi ada juga yang selalau datang. persahabatan memang bisa menjadikan hidup dan kehidupan menjadi lebih punya arti dan makna. kalau belum pernah ketemu di darat, bisa ndak disebut sebagai sahabat, mbak icha, hehehe …..
sawali tuhusetya | Oct 31, 2008 | Reply
ehhh… yang mana mbak icha ya? foto yang item putih itu pas lagi suka kebut-kebutan di Jl. Raya Prapen ya??
sejutaasa | Oct 31, 2008 | Reply
Nah-nah-nah, Cha. Inget ya, ini tahun 2008. Catat ya. Nanti kita tengok 1 dekade dari sekarang.
Dan kau, 10 tahun sejak 1998, makin menggupal saja. Hihihi!
(becandaaaaaaaaaaa……………!!!!!!)
Daniel Mahendra | Nov 1, 2008 | Reply
Menggupal. Maksudnya: menggumpal.
Hehe. Ralat.
Daniel Mahendra | Nov 1, 2008 | Reply
sungguh demikian mencerahkan mbak icha dalam memaknai sebuah persahabatan. sungguh menyentuh dan mengharukan. semoga makin banyak sahabat kita dari dunia maya meski belum pernah bertemu di darat.
sawali tuhusetya | Nov 2, 2008 | Reply