Di Sela WAKTU

Pada WAKTU, saya seperti tak berdaya. Keegoisannya yang membumbung, menyurut langkah saya. Di beberapa jeda, saya berhasil mengunggulinya. Dapat dihitung dengan jari. Itupun dengan terengah-tengah.

Selebihnya, dia terus melaju dan melaju. Tak terhenti, meski saya menjegalnya. Tak menoleh, meski saya berteriak kelelahan. Tak ambil peduli, meski saya tak ingin disentuh pusarannya. Karena ada satu saat, saya ingin berhenti. Ada suatu titik, saya ingin melompat, entah berapa jengkal ke depan. Membuka cakrawala baru bagi peluh yang menebal.

Tapi WAKTU tetap dalam pusarannya yang berirama sama. Dengan nada-nada yang berdentang memekik telinga. Memaksa saya menikmatinya. Mengekor pada juntaiannya. Tangan saya yang terikat pada satu titiknya, terus terseret. Di sela-selanya saya coba mengeja.

WAKTU, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

wak·tu 1 n seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung: tidak seorang pun tahu apa yg akan terjadi pd — yg akan datang; 2 n lamanya (saat yg tertentu): pekerjaan itu harus selesai dl — lima hari; 3 n saat yg tertentu untuk melakukan sesuatu: – makan; 4 n kesempatan; tempo; peluang: sayang sekali — yg baik untuk mencetak gol tidak dipergunakannya; 5 p ketika, saat: – engkau datang, saya sedang mandi; 6 n hari (keadaan hari): – terang bulan; 7 n saat yg ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia: – Indonesia Barat;

Ia adalah seluruh rangkaian proses yang mesti saya lalui. Tak terbantahkan. Ia adalah sebuah momentum yang tak pernah ada yang tahu kapan sebuah ketepatan, kecuali sang waktu itu sendiri.

WAKTU, bisakah kau tunggu sebentar, tali sepatuku belum terikat………………….

(tak ada jawaban, hanya desing langkahnya…terus mengalir..terus berjalan…kemana?)

Popularity: 8% [?]

3 Comment(s)

  1. Ada satu titik, satu momen
    Saat aku dimampukan untuk berhenti
    Menikmati waktu setelah mengusap peluh
    Ya… saat kupandang lentik bulu matamu
    Dan indah ciptaan dalam raut wajahmu
    ..
    ..
    ..
    adakah kau temukan momenmu?

    rasanya belum tuh mas..belum bisa sampai menangis bahagia :-)

    tomy | Jul 28, 2008 | Reply

  2. ojok kesusu diburu wektu,
    mengko kesrimpet tali sepatumu
    nduk cah ayu…..

    itu dia mas eko…belum juga aku siap lepas landas..kok arus SANG WAKTU ini dengan egonya menyeret aku…aku dadi kedandapan :p

    ekomagelang | Jul 28, 2008 | Reply

  3. banyak sekali orang yang sering mengatakan
    waktu adalah uang ; maka sering kali orang banyak yang mengejar waktu yang terus berjalan.?
    apakah benar dalam hidup ini yang kita kejar adalah Waktu…???

    setyo | Sep 1, 2008 | Reply

Post a Comment


Comments links could be nofollow free.