Posted by Lisa Febriyanti on Apr 13, 2008 in ladang baca

Penulis: Jhumpa Lahiri
Penerbit: Gramedia, 2006
Jhumpa Lahiri pantas mendapatkan hadiah Pulitzer atas karyanya yang satu ini. Ditulis dalam bentuk kumpulan cerpen, karya yang satu ini sungguh memikat. Interpreters of Maladies, Penerjemah Luka berisi 9 buah cerpen yang hampir semuanya melukiskan keseharian urban India di tanah Amerika.
Konflik yang diangkat dari semua kumpulan cerpen ini berawal dari kisah-kisah sederhana yang menggugah. Disampaikan dengan menguliti secara lebih dekat karakter yang menjadi lakon dalam setiap ceritanya. Menjadikan plot kisahnya makin kuat. Ada Shoba dan Shukumar, pasangan muda yang menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka karena lampu mati dalam kisah Masalah Sementara. Ada pula kisah Mr. Pirzada yang hidup jauh dari keluarganya di Pakistan. Lalu, Mr. Kapasi yang bekerja sebagai penerjemah luka. Ada pula Miranda yang jatuh cinta pada pria beristri. Kisah tentang Boori Ma, wanita miskin India yang hidup dari belas kasihan orang lain pun ada di sini. Mrs. Sen yang menjadi penjaga anak, lalu Twinkle dan Sanjeev dengan rumah barunya serta Bibi Haldar yang mempunyai penyakit aneh menjadi sepihan-serpihan cerita. Kumpulan cerpan Lahiri ditutup dengan kisah manis Benua Ketiga dan Terakhir yang berisikan persahabatan antara laki-laki India dengan wanita renta Amerika.
Semua cerpennya ditulis dengan berani, lugas dan apa adanya. Dengan gaya bertutur orang ketiga, Jhumpa Lahiri mengedepankan paduan tradisi India yang bermuara dengan modernitas Amerika. Di akhir setiap ceritanya, selalu memberikan pembacanya pekerjaan rumah untuk berpikir dan mengambil makna cerita.
Di antara Sembilan cerita yang disajikan, ada dua yang jadi favorit saya, yaitu Masalah Sederhana dan Benua Ketiga dan Terakhir. Entah mengapa keduanya ditaruh di bagian awal dan akhir. Dan tak heran, ternyata kisah Benua Ketiga dan Terakhir menjadi salah satu cerita yang berhasil lolos sebagai salah satu cerita terbaik versi majalah New Yorker.
Interpreters of Maladies ini merupakan buku debutan Jhumpa Lahiri dan berhasil menyabet Pulitzer di tahun 2000. Ini merupakan prestasi spektakuler sebagai orang Asia pertama yang mendapatkan Pulitzer prize untuk kategori individual. Menjadikan penulis lahir di Rhode Island ini sejajar dengan peraih Pulitzer berkebangsaan Amerika lainnya seperti Ernest Hemingway, John Steinbeck, Saul Bellow, William Faulkner, Henry Waulk, John Updike, Norman Mailer and Pearl S. Buck. Saat ini Lahiri tinggal di New York.
Tautan:
1. Interpreter of Maladies di wikipedia
Popularity: 12% [?]
wow… referensi yg bagus
tx y
vin | Apr 15, 2008 | Reply
sungguh pecinta kata2 yang terangkai membentuk pemaknaan hidup
keindahan dari sebuah tragedi
sperti puisiku terbaru mohon Mbak Lisa mengapresiasi
http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/04/23/sri-gadung-melati/
tomy | Apr 23, 2008 | Reply
menarik
pudakonline | May 3, 2008 | Reply