Kuliner Malam Surabaya: G-Walk

temaram

Saya baru dengar nama G-Walk dari kawan adik saya yang kebetulan berkunjung ke rumah. Malam itu kami sedang berbincang hangat tentang kuliner di Surabaya. Rupanya, obrolan itu membuat perut jadi tergoda. Ada beberapa usulan tempat makan yang akan kami datangi. Salah satunya, sego sambel dan penyetan yang memang menjadi khas Surabaya. Tapi, tercetus kemudian sebuah tempat yang bernama G-Walk.

Menurut teman adik saya itu, tempatnya asyik, bisa makan dengan romansa outdoor. Dia sendiri belum pernah datang ke sana, rasa penasaran mendorongnya untuk mengajak kami semua ke sana. Mendengar gambarannya tempatnya, saya langsung membayangkan makan di trotoar, di bawah pohon dengan remang lilin. Hmm..layak dicoba.

Rupanya G-Walk berlokasi di dalam sebuah perumahan mewah di wilayah Surabaya Barat,  Citraland. Arahnya, ambil jalan yang menuju Pakuwon City, lempeng terus sampai  Universitas Surabaya (Unesa), nah tinggal berbelok ke arah Unesa itu sudah masuk perumahan menuju G-Walk. Begitu sampai di Unesa jangan khawatir, karena terdapat petunjuk arah jalan menuju G-Walk.

Begitu kendaraan kami memasuki wilayah G-Walk, begitu terasa temaramnya. G-Walk adalah kompleks restaurant dan cafe yang berjajar sepanjang beberapa puluh meter. Uniknya, ada dua kubu yang berseberangan. Kubu pertama adalah deretan cafe dengan suasana syahdu dan menyajikan beragam makanan modern, kubu kedua lebih banyak menjajakan makanan tradisional baik yang sudah sedikit dimodifikasi maupun yang masih kental rasa lokalnya. Jika kubu pertama memperkaya meja-meja dengan keremangan lilin, kubu kedua lebih suka menggunakan neon sebagai penerangan. Kubu yang terakhir ini ditempatkan persis di depan pasar modern milik Citraland. Tapi jangan salah, kubu tradisional juga banyak diserbu pengunjung.

Kendaraan kami secara tidak sengaja lebih berdekatan dengan kubu modern dan malam itu, seluruh peserta yang ikut dalam rombongan memilih bersantap dalam suasana remang lilin. Jadilah kami memilih salah satu cafe yang sesuai dengan pilihan.

Saya memesan baby potato baked dan ice green tea. yummy dan pas untuk hidangan hampir tengah malam. Harganya sih sesuai dengan lokasinya di perumahan mewah. Bagi saya untuk datang ke tempat ini, pilihan makanan adalah nomor dua, namun yang lebih bisa dinikmati adalah suasana temaram dan mengunyah hidangan di bawah pohon berhiaskan lampu-lampu bersama kawan-kawan.

Salah satu kawan yang sudah pernah ke sana merekomendasikan menu tahu garing untuk dipesan, sayang sekali kami tak sempat membelinya. Kabarnya, tahu garingnya memang benar-benar garing dan harganya murah meriah. Hmm..rasanya di lain waktu saya mesti mencobanya.

gwalk

G-Walk memang sengaja dibuka sebagai salah satu fasilitas dan pendongkrak Citraland sebagai kawasan hunian yang mandiri dan lengkap. G diambil dari kata Gapura. G-Walk hanya buka di malam hari dan dari informasi yang saya dapat elah beroperasi kurang lebih setahun belakangan. Letaknya yang di ujung Barat Surabaya dan masuk ke dalam komplek perumahan memang agak menyulitkan pengunjung. Namun, dengan suasana yang berhasil dibangun, bahkan beberapa festival yang pernah diadakan di sana, rasanya layaklah menjadikan G-Walk salah satu alternatif nongkrongnya arek-arek Suroboyo. Ditambah lagi, ada fasilitas Wi-Fi di sana…wah untuk yang satu ini…manaaaaaaaaaa tahaaaaaaan…

Popularity: 35% [?]

2 Comment(s)

  1. aku yang disini naja, baru lewaty aja mbak

    eko magelang | Feb 4, 2008 | Reply

  2. tempatnya tidak strategis rek, jadi tolong bikin lagi yang bisa kelihatan banyak orang………………………..

    mbob | Aug 22, 2008 | Reply

Post a Comment


Comments links could be nofollow free.