Visit Malaysia (3): Di Bawah Menara Kembar
Posted by Lisa Febriyanti on Nov 6, 2007 in ladang pelesir

Gedung Petronas. Harus disinggahi saat ke Kuala Lumpur. Pilihlah saat langit sudah gelap. Karena di saat itu, gemerlap gedung Petronas begitu cantik dengan lampu-lampu yang menjalari tubuh gedung itu. Di sana, di bawah gedung itu saya menjadi salah satu saksi kemegahan Kuala Lumpur.
Menunggu malam tiba, saya memutuskan untuk window shopping di Suria KLCC, sebuah pertokoan terbesar di Kuala Lumpur yang letaknya bersebelahan dengan gedung Petronas. Pertokoan ini bisa dikatakan seperti Plaza Senayan, hanya saja jauh lebih luas dan lebih tinggi. Mengingat waktu yang sempit, saya memutuskan untuk belanja oleh-oleh di sini saja. Yang saya pilih untuk dipersembahkan bagi sahabat dan kerabat di rumah adalah sebuah counter souvenir resmi milik Petronas. Counter kecil itu terletak di lantai dasar dan berbentuk meja pajangan.
Mengitari pertokoan, mengenal beberapa brand yang sepertinya tak muncul di Indonesia. Salah satunya adalah Crumpler bag. Merek tas buatan Australia ini sudah menggoda saya sebenarnya saat di Singapore, saat di Orchard Road, sekian puluh kali saya melihat pelancong yang mencangklong tas dengan merk ini. Sebuah merk yang belum pernah saya lihat ada di Indonesia. Namun, saat itu saya masih bisa menahan diri untuk tidak membeli sebuah produk hanya berdasarkan brand.
Tapi ketika tas notebook saya sudah koyak akibat perjalanan jauh, maka dipupuk oleh godaan brand, dan mengetahui bahwa belum ada distributornya di Indonesia, tak pelak, saya pun membawa pulang sebuah tas Crumpler berwarna hijau, model ransel yang juga memiliki sekat untuk tempat notebook, bahannya yang water proof jadi nilai lebih yang mendorong saya membeli tas ini. Loh kok jadi malah pamer tas yah…
Kembali ke perjalanan saya. Berjam-jam saya mengitari Suria KLCC, sembari menunggu waktu makan malam. Di sebelah Suria KLCC ada juga recreational site bernama Aquaria. Dari namanya sudah jelas ini adalah wisata air. Sayang, saya sudah terlalu malam untuk mengunjunginya dan tempat itu sudah tutup. Lalu setelah pertokoan ini hampir tutup, berbarengan dengan rombongan pelancong lainnya, saya pun mengarah ke luar, mendekati menara kembar yang berdiri mengangkang di sana.
Di depan Suria KLCC ada sebuah taman dengan kolam besar dan air mancur. Sepertinya sengaja dibangun untuk menikmati gemerlap lampu Petronas. Saya agak sedikit menjauh tapi masih di areal taman untuk mendapatkan gambar Petronas secara penuh. Taman yang remang namun bersih, banyak dipakai pelancong untuk sekadar duduk menikmati panorama Petronas.
Dan betul sekali, menara kembar itu indah berkilauan saat langit gelap.
lha oleh2e buat saya mana bu?
yainal | Nov 6, 2007 | Reply
woww, keren yah.. kalo malem2 BTW, kapan2 di ajak dong…heheh (knal aja blm
)
di malay sana gmn, masih tegang kah suasana nya dngn orang indo ?
http://road-entrepreneur.com
Arham | Nov 7, 2007 | Reply
ha..ha..crumpler emang keren banget lis…ada harga ada rupa.
punq suharto | Jan 17, 2009 | Reply