Telah lahir, novel ILUMINASI oleh Lisa Febriyanti pada 4 Desember 2009, pukul 08:35

Manusia dengan kode genetik yang terus mengalami perkembangan unik dalam tubuhnya, berderap selangkah dengan pencarian makna kehidupan dan jati diri yang lebih mendalam. Kekuatan itu didapat dari penyatuan energi tubuh dengan energi alam.
Novel ini bercerita tentang sekumpulan manusia yang memiliki beragam kekuatan. Ardhanareswari, perempuan introvert menyimpan kekuatan yang diteruskan dari generasi ke generasi dalam keluarganya, terbenam dalam jejak DNA dan dikekalkan dalam sebuah pendulum warisan. Ia tak pernah tahu “kekuatannya” itu karena keluarga yang merawatnya tak pernah memberitahunya. Hingga ia bertemu Shaman, pemuda yang mengajaknya berkenalan dengan kelompok White Light (perkumpulan manusia yang memiliki kekuatan diri—telepati, pyrokinesis, menguasai mesin, meniupkan angin dingin, hingga bergerak sangat cepat). Mereka berkelindan dan terkoneksi untuk menjawab pertanyaan tentang makna hidup di balik kekuatan yang mereka miliki. Ardhanareswari, ditakdirkan sebagai manusia istimewa yang mampu memberikan jawaban itu…
Ardhanareswari, White Light, dan Pure Black bertemu dalam konflik panjang yang tidak pernah berhenti. Tetapi takdir tetap harus dijalani.
Apa kata mereka tentang ILUMINASI?
1. Novel ini bukan hanya sanggup mengeksplor realitas cerita yang begitu liat gamit-menggamit antara konflik tokoh, ketegangan suasana, kerumitan motif, dan penjelajahan-liar spiritual; namun juga memberi wadah olah imaji bagi pembacanya.
Membahasakan persoalan fisika-metafisika, lompatan kuantum, linga sarira, pecat-sukma yang lazimnya rumit sulit dideskripsikan dalam bahasa awam (ordinary), namun dengan tangkas dan cerdas (didukung kekayaan terminologi, perlambangan dan tuturan bahasa Indonesia yang cantik) penulis mampu menjerat rasa penasaran pembaca dari awal hingga akhir cerita. Menurut saya, novel ini tak cukup berhenti di “Iluminasi” saja, masih diperlukan “eksplorasi-eksplorasi” berikutnya. (Darminto M. Sudarmo, penulis, wartawan dan peminat seni humor).
2. “Iluminasi” akan membawa Anda pada sebuah penjelajahan dan perenungan tentang dimensi lain dari eksistensi manusia lewat sebuah kisah seru manusia-manusia unordinary. Mungkin saja Anda sendiri adalah bagian dari mereka. Who knows? Temukan jawabnya dalam novel ini. (FX Rudy Gunawan – Novelis)
3. I really love and value this novel. Iluminasi adalah bukti kekuatan imajinasi dalam menembus batas ruang dan waktu.” (Syafruddin Azhar, penikmat sastra)
4. “Di era materialisme sekarang ini, pesan tentang spiritualistas adalah oasis yang mengademkan, yang menjadi objek pencarian oleh para Ordinary. Lisa telah sukses menuliskan kegelisahan spiritualnya ke dalam sebuah novel new age yang renyah, dan tetap penuh dengan pesan yang mendalam tentang masa depan kemanusiaan. Membuat saya jadi ingin menulis novel untuk mengupas satu demi satu pesan-pesan yang disampaikan dalam novel ini.” (ES Noorsabri, peminat new age)
5. “Novel yang seru dengan adegan pertempuran dari masing-masing karakter yang begitu dahsyat. Membaca naskah novel ini seolah-olah melihat visual-visual yang nyata pada panel-panel komik.” (Erwin Prima Arya, Montir Komik)
catatan: cover di atas terdiri dari kuping kiri, back cover, front cover dan kuping kanan